Buat Para Ibu yang mempunyai buah hati yang lahir prematur,moga info menarik dari detikhealth berikut bermanfaat yaa :)
Seorang bayi yang lahir sebelum minggu ke 37 kehamilan atau lahir
prematur, seringkali mengalami kesulitan makan, karena berbagai alasan.
Gangguan makan pada bayi prematur dapat berlangsung selama
berbulan-bulan dan sering terkait dengan masalah kesehatan yang lain.
Berikut 5 gangguan makan yang sering dialami oleh bayi yang lahir prematur, seperti dilansir mom.me, Jumat (4/1/2013) antara lain:
1. Lambat dalam mengisap air susu
Bayi
yang lahir prematur belum memiliki otot-otot yang kuat untuk menghisap
air susu ibu (ASI). Sehingga bayi prematur membutuhkan waktu yang lama
untuk minum ASI sampai dirinya merasa kenyang.
Bayi yang lahir
prematur juga seringkali kurang mampu mengkoordinasikan otot-ototnya
untuk menarik napas ketika sedang menghisap air susu yang dapat
membuatnya tersedak atau muntah, kecuali bayi Anda minum susu secara
perlahan-lahan.
2. Keengganan membuka mulut
Dokter
biasanya memberikan bantuan pernapasan pada bayi prematur dengan
memasang selang udara dalam mulut atau hidung bayi. Hal ini dapat
membuat bayi merasa tidak nyaman dan dapat menyebabkan masalah makan
jangka panjang yang disebut keengganan oral atau keengganan membuka
mulut.
Kondisi ini membuat bayi tidak menyukai segala sesuatu
yang mendekati wajah atau mulutnya, karena trauma dengan ketidaknyamanan
yang pernah dialaminya dulu. Hal ini dapat diatasi dengan cara terapi
okupasi dan konsultan laktasi untuk mengajarkan kepada bayi untuk makan
dengan cara yang normal.
3. Refluks gastrointestinal
Refluks
gastrointestinal terjadi ketika otot sfingter antara kerongkongan dan
perut tidak menutup dengan erat, yang merupakan masalah umum pada bayi
prematur. Asam dari perut dapat kembali ke kerongkongan dan menyebabkan
nyeri yang sering terjadi setelah makan.
Bayi dapat
mengasosiasikan makan dengan rasa ketidaknyamanan tersebut dan dapat
menolak untuk makan. Refluks juga dapat menyebabkan muntah yang dapat
menyebabkan kurangnya gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan.
Bayi
prematur yang bermasalah dengan pernapasan juga memiliki risiko yang
lebih besar terhadap refluks asam. Kebanyakan bayi dapat mengatasi
refluks setelah berusia sekitar 1 tahun. Untuk mengatasi refluks, dokter
mungkin menyarankan untuk menempatkan bantal yang rendah di kepala
bagian bawahnya untuk menjaga agar kepala bayi sedikit terangkat ketika
berbaring.
4. Gangguan pernapasan akibat air susu
Bayi
yang tidak dapat mengisap air susu secara efektif atau menelan sambil
bernapas, dapat berisiko terhadap gangguan pernapasan seperti pneumonia
atau infeksi pernapasan kronis. Selalu perhatikan bayi Anda ketika
menyusui, untuk menghindari menekan puting susu ke mulut bayi secara
tidak sengaja.
Waspadai jika kulit wajah bayi berubah kehitaman
atau biru, tersedak, atau susu keluar dari hidung atau muntah karena hal
ini mungkin merupakan tanda-tanda gangguan pernapasan akibat air susu.
5. Masalah pada perut
Sama
seperti organ tubuh lainnya yang belum cukup kuat, usus bayi yang lahir
prematur juga belum dapat berfungsi secara optimal dan lebih lambat
dalam memindahkan makanan. Bayi prematur lebih mungkin mengembangkan
sembelit, kembung, mual, dan sakit perut lainnya yang menyebabkan bayi
kesulitan untuk makan.
6.1.13
Ibu Hamil Yang Mengalami Depresi,Apa boleh minum Obat?
Apakah Anda pernah mengalami depresi waktu hamil?coba simak info dari okehealth berikut ini,moga bermanfaat :)
TAK sediki ibu hamil
(bumil) yang mengalami depresi saat mengandung. Tetapi, apakah boleh
bumil mengonsumsi obat untuk menghilangkan depresi?
Temuan dari Journal of American Medical Association (JAMA) mengatakan, tidak ada hubungan antara penggunaan obat depresi terhadap kematian bayi. Penelitian tersebut melibatkan 30.000 wanita dari negara Nordik yang meneliti obat antidepresi bernama selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI) khusus untuk bumil.
Hasilnya, tidak ditemukan hubungan antara penggunaan obat dengan kematian bayi saat lahir atau gangguan pada bayi, sebagaimana dilansir EmaxHealth, Jumat (4/1/2013).
Namun, studi terakhir Januari 2012, beberapa peneliti menyarankan agar SSRI tidak boleh digunakan dalam trimester awal kehamilan karena dapat menyebabkan kejang pada bayi.
Selain itu, Dr. Olof Stephansson, MD, Ph.D., dari Karolinska Institute, Stockholm, Sweden, dan melakukan penelitian di Denmark, Finlandia, Islandia, Norwegia, serta Swedia mengungkapkan, penggunaan obat antidepresi pada bumil dapat menyebabkan kematian pada bayi yang baru lahir. Tetapi hal ini berkaitan dengan kegiatan perokok para bumil.
The American Pregnancy Association menyarankan agar bumil yang mengalami depresi harus dihilangkan perasaan tersebut. Dengan bahagia, gangguan pada bayi berkurang atau bahkan bayi tidak mengalami gangguan kesehatan. Meskipun terdapat obat antidepresi SSRI, alangkah lebih baik bumil melakukan berbagai terapi untuk menghilangkan depresi.(sumber : okehealth)
5.1.13
Tenang aja,Jika Bayi Anda Rewel tengah malam
Bagi Anda Para ibu yang buah hatinya sering nangis tengah malam,jangan kuatir.Info dari detikhealth berikut ini semoga membuat Anda lebih tenang bila mendapati anak Anda nangis tengah malam.,monggo disimak :)
Hampir setiap bayi tentu memiliki satu kebiasaan yang sama di malam hari yaitu terbangun dan menangis sekencang-kencangnya, entah itu karena lapar atau ngompol. Kalau sudah begini biasanya para orang tua langsung kelabakan dan bergegas bangun untuk menenangkannya. Padahal sejumlah pakar menyarankan agar para orang tua menahan diri dan membiarkan si anak menenangkan dirinya sendiri.
"Ketika para ibu bangun dan menenangkan bayinya, maka bayi ini justru takkan belajar bagaimana caranya menenangkan dirinya sendiri, padahal itu penting untuk melatihnya agar memiliki pola tidur yang teratur," terang peneliti Profesor Marsha Weinraub dari Temple University, Philadelphia, AS seperti dikutip dari Daily Mail, Sabtu (5/1/2013).
"Rekomendasi terbaiknya adalah menidurkan bayi pada waktu tertentu secara rutin di malam hari, membiarkan mereka tertidur sendiri dan menahan diri untuk merespons atau menenangkan mereka ketika terbangun di malam hari," tambahnya.
Kesimpulan ini diperoleh setelah Weinraub mengamati pola tidur lebih dari 1.200 bayi, termasuk pola bangun si bayi di malam hari. Caranya, peneliti meminta orang tua melaporkan kebiasaan bangun anak mereka di malam hari saat si anak mencapai usia 6, 15, 24 dan 36 bulan.
"Hasilnya, ketika mencapai usia enam bulan, sebagian besar bayi akan tidur sepanjang malam dan hanya membangunkan ibu-ibunya satu kali dalam seminggu. Tapi tak semua anak mengikuti pola tidur semacam ini," terang Profesor Weinraub.
Nyatanya, 33 persen bayi lainnya terbangun selama tujuh malam perminggunya, lima malam perminggu ketika mencapai usia 15 bulan dan satu kali perminggu saat usianya telah memasuki 24 bulan.
Secara khusus peneliti menemukan bahwa sebagian besar bayi yang susah tidur atau gampang terbangun di malam hari adalah bayi laki-laki.
Bayi yang suka terbangun di malam hari juga dikatakan memiliki temperamen yang lebih sulit seperti mudah terganggu atau teralihkan perhatiannya. Begitu juga mereka lebih suka disusui dan memiliki ibu yang lebih cenderung depresi dan mempunyai sensitivitas keibuan yang lebih besar daripada ibu yang anaknya tidur tenang semalaman.
"Jika diperhatikan pola tidurnya, setiap bayi, sama halnya dengan orang dewasa, akan melalui siklus tidur setiap 1,5 hingga 2 jam lalu terbangun tapi kemudian bisa kembali tidur lagi," tandas Profesor Weinraub.
Dengan kata lain, penting bagi bayi untuk belajar tidur dengan sendirinya jika mungkin terbangun di tengah malam seperti ini. Hal itu dapat tercapai jika orangtua juga 'tega-tegaan' dan membiarkan anaknya berhenti menangis atau berteriak-teriak dengan sendirinya.
Studi ini telah dipublikasikan dalam jurnal Developmental Psychology.
Hampir setiap bayi tentu memiliki satu kebiasaan yang sama di malam hari yaitu terbangun dan menangis sekencang-kencangnya, entah itu karena lapar atau ngompol. Kalau sudah begini biasanya para orang tua langsung kelabakan dan bergegas bangun untuk menenangkannya. Padahal sejumlah pakar menyarankan agar para orang tua menahan diri dan membiarkan si anak menenangkan dirinya sendiri.
"Ketika para ibu bangun dan menenangkan bayinya, maka bayi ini justru takkan belajar bagaimana caranya menenangkan dirinya sendiri, padahal itu penting untuk melatihnya agar memiliki pola tidur yang teratur," terang peneliti Profesor Marsha Weinraub dari Temple University, Philadelphia, AS seperti dikutip dari Daily Mail, Sabtu (5/1/2013).
"Rekomendasi terbaiknya adalah menidurkan bayi pada waktu tertentu secara rutin di malam hari, membiarkan mereka tertidur sendiri dan menahan diri untuk merespons atau menenangkan mereka ketika terbangun di malam hari," tambahnya.
Kesimpulan ini diperoleh setelah Weinraub mengamati pola tidur lebih dari 1.200 bayi, termasuk pola bangun si bayi di malam hari. Caranya, peneliti meminta orang tua melaporkan kebiasaan bangun anak mereka di malam hari saat si anak mencapai usia 6, 15, 24 dan 36 bulan.
"Hasilnya, ketika mencapai usia enam bulan, sebagian besar bayi akan tidur sepanjang malam dan hanya membangunkan ibu-ibunya satu kali dalam seminggu. Tapi tak semua anak mengikuti pola tidur semacam ini," terang Profesor Weinraub.
Nyatanya, 33 persen bayi lainnya terbangun selama tujuh malam perminggunya, lima malam perminggu ketika mencapai usia 15 bulan dan satu kali perminggu saat usianya telah memasuki 24 bulan.
Secara khusus peneliti menemukan bahwa sebagian besar bayi yang susah tidur atau gampang terbangun di malam hari adalah bayi laki-laki.
Bayi yang suka terbangun di malam hari juga dikatakan memiliki temperamen yang lebih sulit seperti mudah terganggu atau teralihkan perhatiannya. Begitu juga mereka lebih suka disusui dan memiliki ibu yang lebih cenderung depresi dan mempunyai sensitivitas keibuan yang lebih besar daripada ibu yang anaknya tidur tenang semalaman.
"Jika diperhatikan pola tidurnya, setiap bayi, sama halnya dengan orang dewasa, akan melalui siklus tidur setiap 1,5 hingga 2 jam lalu terbangun tapi kemudian bisa kembali tidur lagi," tandas Profesor Weinraub.
Dengan kata lain, penting bagi bayi untuk belajar tidur dengan sendirinya jika mungkin terbangun di tengah malam seperti ini. Hal itu dapat tercapai jika orangtua juga 'tega-tegaan' dan membiarkan anaknya berhenti menangis atau berteriak-teriak dengan sendirinya.
Studi ini telah dipublikasikan dalam jurnal Developmental Psychology.
Madu Untuk Buah Hati Anda
Wah...manfaat madu ternyata luar biasa buat kita orang dewasa dan juga buah hati kita,info dari okehealth berikut semoga bermanfaat buat Anda :)
SEMUA orang pasti menyukai madu. Rasa manisnya dan lezatnya ini ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan Anda secara keseluruhan. Berikut ini adalah manfaat madu yang sangat berkhasiat bagi Anda.
Tahukah Anda bahwa madu dapat membantu Anda mengurangi berat badan? Ternyata madu mengandung berbagai vitamin dan mineral yang larut dalam kolesterol dan lemak dalam tubuh. Jika gula pasir membuat Anda mendapatkan berat badan berlebih, vitamin dan mineral dari madu mentah meningkatkan metabolisme Anda dan membuat tubuh Anda membakar lemak. Namun, madu saja tidak dapat membuat tubuh Anda menurunkan berat badan begitu saja, Anda harus menggabungkannya dengan diet sehat dan olahraga jika Anda ingin hasil yang baik, demikian yang dilansir Magforwoman.
Hal mengejutkan lainnya adalah madu membuat Anda cantik. Madu bisa membuat kulit Anda menjadi lebih indah. Banyak produk kecantikan terbuat dari madu, yang sebenarnya merupakan pelembap dan pembersih alami dan pembersih. Madu mengandung anti-penuaan yang membuat Anda awet muda dan menghilangkan sel-sel kulit mati dari wajah Anda.
Salah satu sifat terbaik dari madu adalah kaya nutrisi. Madu baik untuk regulasi tubuh, juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Madu mentah memiliki niacin, riboflavin, thiamine dan asam amino, yang juga mengandung mineral seperti kalsium, tembaga magnesium, dan seng.
Dikenal sebagai salah satu bahan untuk meningkatkan stamina, dan mengurangi kelelahan tubuh. Madu bisa merangsang tubuh Anda menjadi lebih baik. Madu terdiri dari glukosa, karbohidrat dan fruktosa yang cepat diasimilasi oleh tubuh manusia. Hal ini membuat tubuh Anda lebih energik. (ind)
(tty)
Anak Nakal,siapa yang salah?
Seringkali kita sebagai orangtua,selalu merasa kewalahan menghadapi anak kita yang bandel pada saat remaja,lalu siapa yang harus disalahkan?kita sebagai orang tua ataukah buah hati kita?Jangan dulu memvonis mereka salah....tulisan yang saya ambil dari kompasiana oleh saudara Tri Puji ini semoga bermanfaat bagi kita dalam menangani buah hati kita yang cenderung susah dinasehati,monggo disimak :)
Masa
remaja adalah masa dimana seorang anak mulai belajar untuk bersikap
dewasa atau biasa di sebut sebagai masa peralihan dari masa ke
kanak-kanakan ke masa dewasa. Banyak sekali yang dilakukan para remaja
sekarang untuk terlihat perfect dihadapan publik. Kadang mereka
mengikuti cara hidup dari sktor-aktor yang mereka kagumi. Mulai dari
pangkal rambutnya hingga ujung kuku kaki. Perlakuan semacam itu biasanya
dilakukan karena ingin diperhatikan oleh orang-orang terdekatnya.
Biasanya kurang mendapatkan perhatian dari pihak keluarganya.
Gaya
yang mereka tiru bukan hanya satu macam saja modelnya. Jadang jika
orang yang dikagumi atau digemari tersebut berubah penampilan dan gaya,
mereka langsung up-date dan menirukannya. Gak perlu berpikir panjang,
karena gak kepengin ketinggalan gaya orang yang dikaguminya itu. Bahkan
hal yang tak wajarpun kadang mereka mengikutinya. Karena kurangnya
pengawasan dari pihak orang tua.
Kebanyakan
tindakan yang dilakukan para remaja tersebut karena kesalahan orang tua
yang kurang memberikan perhatian. Padahal masa remaja adalah masa
dimana anak memerlukan teman untuk berbagi cerita, dan membutuhkan
perhatian yang cukup agar tidak terjerumus ke dunia gelap.
Masa
remaja adalah masa yang masih sangat labil. Masa yang masih gampang
sekali di bodohi. Maka dari itu banyak sekali remaja-remaja yang salah
jalur. Ini dikarenakan orang tua terlalu sibuk dengan urusannya.
Banyak
sekali kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oleh orang tua yang
membuat anaknya menjadi nakal. Bisa juga karena persepsi dari orang tua.
Kadang orang tua selalu mempersepsikan kalo anak yang baik adalah anak
yang harus baik dalam segala hal. Mempunyai prestasi yang baik
disekolahnya, dan selalu mendapatkan nilai yang memuaskan. Padahal
belom tentu. Malah pemaksaan yang seperti itulah yang membuat anaknya
semakin nakal. Anak tidak bisa dipaksakan. Mereka harus diberi kebebasan
tapi juga punya aturan.
Seorang
remaja sangat membutuhkan perhatian, pujian, dan teguran yang akan
membuat mereka merasa di perhatikan oleh orang terdekatnya. Tapi kadang
justru orang yang seharusnya memmberikan itu semua mereka malah sibuk
dengan pekerjaannya. Orang tua yang seharusnya meluangkan waktunya untuk
bermain bareng, belajar bareng , bercanda bareng mereka malah lebih
memilih menyibukkan dengan pekerjaannya. Malah kadang tak ada waktu
luangpun buat si anak. Baru setelah sang anak mendapatkan masalah mereka
baru datang seperti malaikat yang sok perhatian.
Bisa
juga anak nakal karena komunikasi antara anak dan orang tuaa yang
tertutup. Kadang anak pengen banget bercerita semua apa yang terjadi
pada dirinya. Bahkan tiap hari mereka pengen selalu bercerita tentang
dirinya selama beraktivitas dari banguntidur sampe untuk ngobrol dengan
orang tuanya. Dia selalu merasa dicuekin. Dan itu yang bisa juga
mempengaruhi pertumbuhannya, mereka akan merasa tidak diperhatikan. Jadi
apabila si anak mendapatkan masalah ataupun keberhasilan dia juga takut
untuk mengatakannya pada orang tuanya.
Komunikasi
antara anak dan orang tua iotu sangat penting dalam mempengaruhi
pertumbuhan si anak. Kadang emank di anggap sepele, tapi malah justru
ini yang sangat penting. Dengan selalu ngobrol bareng, secara pasti
mereka akan selalu bersama dan itu berdampak baik pada si anak, dan
mereka merasa bener-bener memiliki orang tua yang sempurna.
Tingkat
keteladanan pada si anak juga perlu. Banyak sekali orang tua yang
selalu mendidik anaknya dengan teknik memerintah. Padahal ini cara yang
sama sekali tidak baik bagi si anak, dan kebanyakan anak tidak suka
dengan teknik ini. Kenapa orang tua memerintah, kenapa gak mencontohkan
saja. Kan itu lebih baik dari pada memerintah anak. Anak akan lebih bisa
gampang menangkap dan diingat apa yang dilakukan dan dicontohkan orang
tuanya kepada anaknya. Akan lebih mudah membuat anaknya lebih baik
dengan cara mengajak dari pada memerintah. Bimbinglah anak sebaik-baiknya, berikan apa yang seharusnya dia dapatkan.
Anak nakal,,siapa yang salah?
Masa
remaja adalah masa dimana seorang anak mulai belajar untuk bersikap
dewasa atau biasa di sebut sebagai masa peralihan dari masa ke
kanak-kanakan ke masa dewasa. Banyak sekali yang dilakukan para remaja
sekarang untuk terlihat perfect dihadapan publik. Kadang mereka
mengikuti cara hidup dari sktor-aktor yang mereka kagumi. Mulai dari
pangkal rambutnya hingga ujung kuku kaki. Perlakuan semacam itu biasanya
dilakukan karena ingin diperhatikan oleh orang-orang terdekatnya.
Biasanya kurang mendapatkan perhatian dari pihak keluarganya.
Gaya
yang mereka tiru bukan hanya satu macam saja modelnya. Jadang jika
orang yang dikagumi atau digemari tersebut berubah penampilan dan gaya,
mereka langsung up-date dan menirukannya. Gak perlu berpikir panjang,
karena gak kepengin ketinggalan gaya orang yang dikaguminya itu. Bahkan
hal yang tak wajarpun kadang mereka mengikutinya. Karena kurangnya
pengawasan dari pihak orang tua.
Kebanyakan
tindakan yang dilakukan para remaja tersebut karena kesalahan orang tua
yang kurang memberikan perhatian. Padahal masa remaja adalah masa
dimana anak memerlukan teman untuk berbagi cerita, dan membutuhkan
perhatian yang cukup agar tidak terjerumus ke dunia gelap.
Masa
remaja adalah masa yang masih sangat labil. Masa yang masih gampang
sekali di bodohi. Maka dari itu banyak sekali remaja-remaja yang salah
jalur. Ini dikarenakan orang tua terlalu sibuk dengan urusannya.
Banyak
sekali kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oleh orang tua yang
membuat anaknya menjadi nakal. Bisa juga karena persepsi dari orang tua.
Kadang orang tua selalu mempersepsikan kalo anak yang baik adalah anak
yang harus baik dalam segala hal. Mempunyai prestasi yang baik
disekolahnya, dan selalu mendapatkan nilai yang memuaskan. Padahal
belom tentu. Malah pemaksaan yang seperti itulah yang membuat anaknya
semakin nakal. Anak tidak bisa dipaksakan. Mereka harus diberi kebebasan
tapi juga punya aturan.
Seorang
remaja sangat membutuhkan perhatian, pujian, dan teguran yang akan
membuat mereka merasa di perhatikan oleh orang terdekatnya. Tapi kadang
justru orang yang seharusnya memmberikan itu semua mereka malah sibuk
dengan pekerjaannya. Orang tua yang seharusnya meluangkan waktunya untuk
bermain bareng, belajar bareng , bercanda bareng mereka malah lebih
memilih menyibukkan dengan pekerjaannya. Malah kadang tak ada waktu
luangpun buat si anak. Baru setelah sang anak mendapatkan masalah mereka
baru datang seperti malaikat yang sok perhatian.
Bisa
juga anak nakal karena komunikasi antara anak dan orang tuaa yang
tertutup. Kadang anak pengen banget bercerita semua apa yang terjadi
pada dirinya. Bahkan tiap hari mereka pengen selalu bercerita tentang
dirinya selama beraktivitas dari banguntidur sampe untuk ngobrol dengan
orang tuanya. Dia selalu merasa dicuekin. Dan itu yang bisa juga
mempengaruhi pertumbuhannya, mereka akan merasa tidak diperhatikan. Jadi
apabila si anak mendapatkan masalah ataupun keberhasilan dia juga takut
untuk mengatakannya pada orang tuanya.
Komunikasi
antara anak dan orang tua iotu sangat penting dalam mempengaruhi
pertumbuhan si anak. Kadang emank di anggap sepele, tapi malah justru
ini yang sangat penting. Dengan selalu ngobrol bareng, secara pasti
mereka akan selalu bersama dan itu berdampak baik pada si anak, dan
mereka merasa bener-bener memiliki orang tua yang sempurna.
Tingkat
keteladanan pada si anak juga perlu. Banyak sekali orang tua yang
selalu mendidik anaknya dengan teknik memerintah. Padahal ini cara yang
sama sekali tidak baik bagi si anak, dan kebanyakan anak tidak suka
dengan teknik ini. Kenapa orang tua memerintah, kenapa gak mencontohkan
saja. Kan itu lebih baik dari pada memerintah anak. Anak akan lebih bisa
gampang menangkap dan diingat apa yang dilakukan dan dicontohkan orang
tuanya kepada anaknya. Akan lebih mudah membuat anaknya lebih baik
dengan cara mengajak dari pada memerintah. Bimbinglah anak sebaik-baiknya, berikan apa yang seharusnya dia dapatkan.
2.1.13
Sulit hamil?ini solusinya!
Teh bisa merangsang rahim wanita yang sulit mendapatkan keturunan,simak info dari okehealth berikut :
WANITA yang belum mempunyai keturunan, pasti akan melakukan berbagai cara agar cepat hamil. Dan, meminum teh dinilai salah satu cara untuk mempercepat masa kehamilan.
Khasiat teh ternyata tidak hanya untuk melepas dahaga. Nyatanya, teh terbukti manjur untuk merangsang rahim wanita yang sulit mendapatkan turunan. Hal tersebut dibuktikan oleh Lembaga Kaiser, California, Amerika Serikat yang melakukan penelitian kepada 200 wanita yang mandul untuk meminum teh selama setahun. Hasilnya, 118 wanita mengalami penyuburan pada tubuhnya, sebagaimana dilansir Kamar Sutera, oleh Dr. Ferryal Loetan, ASC&T, SpRM, ahli seksualitas.
Teh memiliki kandungan senyawa polyphenly dan hypoxanthine. Senyawa polyphenly berperan menghambat kelainan kromosom yang dapat berpengaruh terhadap kelahiran, sedangkan hypoxanthine merupakan unsur yang dapat membantu sel telur agar cepat matang pada masa subur.
Untuk Anda yang sulit memiliki keturunan, mungkin dapat mencoba cara ini. Tetapi, sebelum Anda mencoba hal tersebut, alangkah lebih baik konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter Anda. Sebab, tidak semua orang dapat menerima kandungan yang terdapat di dalam teh tersebut. (ind) (tty)
WANITA yang belum mempunyai keturunan, pasti akan melakukan berbagai cara agar cepat hamil. Dan, meminum teh dinilai salah satu cara untuk mempercepat masa kehamilan.
Khasiat teh ternyata tidak hanya untuk melepas dahaga. Nyatanya, teh terbukti manjur untuk merangsang rahim wanita yang sulit mendapatkan turunan. Hal tersebut dibuktikan oleh Lembaga Kaiser, California, Amerika Serikat yang melakukan penelitian kepada 200 wanita yang mandul untuk meminum teh selama setahun. Hasilnya, 118 wanita mengalami penyuburan pada tubuhnya, sebagaimana dilansir Kamar Sutera, oleh Dr. Ferryal Loetan, ASC&T, SpRM, ahli seksualitas.
Teh memiliki kandungan senyawa polyphenly dan hypoxanthine. Senyawa polyphenly berperan menghambat kelainan kromosom yang dapat berpengaruh terhadap kelahiran, sedangkan hypoxanthine merupakan unsur yang dapat membantu sel telur agar cepat matang pada masa subur.
Untuk Anda yang sulit memiliki keturunan, mungkin dapat mencoba cara ini. Tetapi, sebelum Anda mencoba hal tersebut, alangkah lebih baik konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter Anda. Sebab, tidak semua orang dapat menerima kandungan yang terdapat di dalam teh tersebut. (ind) (tty)
Tips Kesehatan Mata Buat Buah hati kita
Info dari detikhealth berikut baik untuk wawasan kita buat buah hati kita,monggo disimak :)
Mata seringkali dikatakan sebagai jendela dunia karena itu kesehatannya harus dijaga dengan baik. Lalu hal-hal apa saja yang baik untuk mata anak? Berikut ini kata para ahli mengenai kesehatan mata anak.
"Apapun yang baik untuk tubuh Anda baik juga untuk mata, terutama sayuran," ujar Dr ames McDonnell, profesor ophtalmology dari Loyola University Health System and the Stritch School of Medicine di Chicago, seperti dikutip dari HealthDay, Kamis (27/12/2012).
Sebagian besar orang tahu kalau wortel baik untuk kesehatan, tapi selain itu hal apa lagi yang orang tua perlu tahu dalam menjaga mata anak-anaknya yaitu:
1. Seberapa sering anak perlu diperiksa penglihatannya ke dokter?
Umumnya anak-anak tidak memerlukan pemeriksaan mata tambahan, namun orang tua direkomendasikan untuk memeriksa penglihatan anaknya setiap tahun. Namun jika anak mengalami kesulitan melihat, sakit di mata atau tidak memiliki keselarasan dalam penglihatan, sebaiknya konsultasikan ke spesialis mata.
2. Anak-anak tidak selalu pakai kacamata, apakah bisa berbahaya?
McDonnell mengatakan jawaban untuk pertanyaan ini tergantung dari resep kacamata yang diberikan dokter. Secara umum, jika dokter telah meresepkan kacamata maka sebaiknya selalu dipakai.
"Kacamata membantu otak berkembang dengan baik pada usia kritis sehingga tidak menerima masukan yang kabur dari mata. Jika sulit membuat anak memakai kacamata, cobalah tanyakan ke dokter apakah pemakaian off-and-on menimbulkan masalah atau tidak," ujar McDonnell.
3. Pra-remaja ingin pakai lensa kontak, apakah bisa?
Usia pemakaian lensa kontak tergantung pada tingkat kematangan anak. Beberapa dokter biasanya tidak meresepkan lensa kontak sampai anak berusia 12-15 tahun, karena perlu perawatan khusus dan anak sebaiknya sudah cukup dewasa.
Meski begitu, orang tua tetap perlu memeriksa untuk memastikan anak-anaknya mengikuti teknik penggunaan dan perawatan lensa kontak yang tepat, termasuk tidak menggunakannya saat tidur.
4. Terlalu lama di depan komputer bisa menyakiti mata anak?
McDonnel mengungkapkan efek paling buruk jika terlalu banyak menghabiskan waktu di depan layar adalah menyebabkan ketegangan mata, dan bahkan disamakan seperti melakukan push-up selama 3 jam.
Sebaiknya berikan batasan waktu berapa lama anak boleh di depan komputer dan biasakan anak memberi waktu istirahat bagi mata dengan melihat hal di luar atau ruangan sekitar.
5. Apa yang harus dilakukan untuk melindungi mata anak dari cedera?
Sesuatu yang tampak sepele seperti kuku anak bisa menyebabkan cedera yang serius, karena itu orang tua perlu memperhatikan kondisi kuku dari si anak dan mengajarkannya untuk tidak mengucek-ngucek mata.
Selain itu, dianjurkan anak memakai pelindung mata selama olahraga atau kegiatan tertentu yang menggunakan bola atau benda kecil. Karena jika ada sesuatu yang menembus mata bisa menjadi luka dan daerahnya sangat peka sehingga kadang sulit diatasi.
(ver/vit)
Mata seringkali dikatakan sebagai jendela dunia karena itu kesehatannya harus dijaga dengan baik. Lalu hal-hal apa saja yang baik untuk mata anak? Berikut ini kata para ahli mengenai kesehatan mata anak.
"Apapun yang baik untuk tubuh Anda baik juga untuk mata, terutama sayuran," ujar Dr ames McDonnell, profesor ophtalmology dari Loyola University Health System and the Stritch School of Medicine di Chicago, seperti dikutip dari HealthDay, Kamis (27/12/2012).
Sebagian besar orang tahu kalau wortel baik untuk kesehatan, tapi selain itu hal apa lagi yang orang tua perlu tahu dalam menjaga mata anak-anaknya yaitu:
1. Seberapa sering anak perlu diperiksa penglihatannya ke dokter?
Umumnya anak-anak tidak memerlukan pemeriksaan mata tambahan, namun orang tua direkomendasikan untuk memeriksa penglihatan anaknya setiap tahun. Namun jika anak mengalami kesulitan melihat, sakit di mata atau tidak memiliki keselarasan dalam penglihatan, sebaiknya konsultasikan ke spesialis mata.
2. Anak-anak tidak selalu pakai kacamata, apakah bisa berbahaya?
McDonnell mengatakan jawaban untuk pertanyaan ini tergantung dari resep kacamata yang diberikan dokter. Secara umum, jika dokter telah meresepkan kacamata maka sebaiknya selalu dipakai.
"Kacamata membantu otak berkembang dengan baik pada usia kritis sehingga tidak menerima masukan yang kabur dari mata. Jika sulit membuat anak memakai kacamata, cobalah tanyakan ke dokter apakah pemakaian off-and-on menimbulkan masalah atau tidak," ujar McDonnell.
3. Pra-remaja ingin pakai lensa kontak, apakah bisa?
Usia pemakaian lensa kontak tergantung pada tingkat kematangan anak. Beberapa dokter biasanya tidak meresepkan lensa kontak sampai anak berusia 12-15 tahun, karena perlu perawatan khusus dan anak sebaiknya sudah cukup dewasa.
Meski begitu, orang tua tetap perlu memeriksa untuk memastikan anak-anaknya mengikuti teknik penggunaan dan perawatan lensa kontak yang tepat, termasuk tidak menggunakannya saat tidur.
4. Terlalu lama di depan komputer bisa menyakiti mata anak?
McDonnel mengungkapkan efek paling buruk jika terlalu banyak menghabiskan waktu di depan layar adalah menyebabkan ketegangan mata, dan bahkan disamakan seperti melakukan push-up selama 3 jam.
Sebaiknya berikan batasan waktu berapa lama anak boleh di depan komputer dan biasakan anak memberi waktu istirahat bagi mata dengan melihat hal di luar atau ruangan sekitar.
5. Apa yang harus dilakukan untuk melindungi mata anak dari cedera?
Sesuatu yang tampak sepele seperti kuku anak bisa menyebabkan cedera yang serius, karena itu orang tua perlu memperhatikan kondisi kuku dari si anak dan mengajarkannya untuk tidak mengucek-ngucek mata.
Selain itu, dianjurkan anak memakai pelindung mata selama olahraga atau kegiatan tertentu yang menggunakan bola atau benda kecil. Karena jika ada sesuatu yang menembus mata bisa menjadi luka dan daerahnya sangat peka sehingga kadang sulit diatasi.
(ver/vit)
Subscribe to:
Posts (Atom)


